Thursday, June 28, 2007

Pranayama

Menjadi pengetahuan umum bila ada kawan yang gugup atau stress sedang menghadapi suatu masalah, baik untuk disarankan bernafas dengan perlahan dan dalam. Cara bernafas ini menimbulkan efek yang menenangkan sistem syaraf, pikiran dan emosi. Ini melonggarkan urat syarat. Ketegangan akan menghalangi aliran energi dalam tubuh yang mengakibat organ tubuh tidak berfungsi dengan baik termasuk pikiran.

Seandainya sistem syaraf adalah ladang maka keheningan batin adalah bibitnya. Bibit keheningan sudah mulai disemaikan melalui latihan Meditasi. Olah pernafasan ibaratnya mencangkuli dan menggemburkan sistem syaraf agar bibit keheningan batin dapat tumbuh subur dan kuat.

Nafas mempengaruhi aliran energi di badan. Ada hubungan elektro-magnetik di dalam badan antara nafas, pikiran, aliran energi dan setiap fungsi biologis dari organ tubuh. Itu sebabnya bila sedang meditasi, pikiran tenang, frekuensi otak menurun, nafas otomatis sedikit tertahan dan seluruh proses metabolisme menjadi diperlambat.

Pada saat Latihan Pranayama, dimana dengan sadar secara mental mengarahkan perhatian pada jalur tertentu di tubuh dapat mempengaruhi aliran energi di jalur itu. Ini seperti induksi aliran listrik pada segulungan kabel oleh karena gerakan yang berulang dari magnet. Jadi dengan menggunakan pernafasan dan koordinasi dengan pikiran, dapat menimbulkan pemurnian pada jalur sistem syaraf di tubuh. Jalur sistem syarat ini terletak di dalam sumsum tulang belakang dari tulang ekor sampai dengan otak. Biasa disebut dengan "sushumna".

Latihan Pranayama disebut juga dengan Latihan Pernafasan Sumsum Tulang Belakang. Ada beberapa komponen, dan dilakukan sebelum latihan rutin Meditasi.

Guru adalah Anda sendiri.
yoga_private@yahoo.com